Lifofa, 24 Juni 2025 — Seiring dengan semakin masifnya penggunaan internet di kalangan anak-anak, kebutuhan akan edukasi digital menjadi semakin mendesak. Melihat hal tersebut, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) bersama para pemuda Desa Lifofa mengambil inisiatif menyelenggarakan kegiatan literasi digital yang difokuskan pada anak-anak. Kegiatan ini mengangkat tema utama: "Cara Berinternet Sehat dan Cerdas."
Acara edukatif ini berlangsung di Balai Desa Lifofa dan diikuti dengan antusias oleh puluhan anak-anak usia sekolah dasar. Tujuan dari kegiatan ini adalah membekali anak-anak dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam menggunakan internet secara aman, bijak, dan bertanggung jawab.
Mahasiswa UMMU yang tergabung dalam program pengabdian masyarakat menyampaikan berbagai materi menarik, mulai dari manfaat internet untuk belajar dan hiburan, hingga bahaya konten negatif dan pentingnya menjaga data pribadi di dunia maya. Materi disampaikan secara interaktif dan disesuaikan dengan usia peserta agar mudah dipahami dan menyenangkan.
“Kami ingin menanamkan sejak dini bagaimana cara menggunakan internet dengan benar. Tidak hanya tahu cara mengakses, tapi juga memahami apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat online,” ujar salah satu mahasiswa peserta kegiatan.
Para pemuda Desa Lifofa turut ambil bagian sebagai pendamping dan fasilitator. Mereka membantu anak-anak dalam sesi diskusi dan praktik, serta berbagi pengalaman mengenai penggunaan media sosial dan teknologi informasi secara positif di lingkungan desa.
Kegiatan ini juga diisi dengan simulasi sederhana, seperti cara membuat password yang aman, mengenali berita bohong (hoaks), dan cara melaporkan konten berbahaya. Selain itu, anak-anak diajak bermain kuis digital dan membuat poster ajakan untuk menggunakan internet secara sehat.
Kepala Desa Lifofa, yang hadir dan membuka kegiatan ini, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif tersebut. “Kami sangat bangga dan mendukung penuh kegiatan ini. Anak-anak perlu dibimbing agar tidak terjebak dalam sisi negatif internet. Terima kasih kepada mahasiswa UMMU dan pemuda desa atas kontribusinya,” ucapnya.
Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan anak-anak Desa Lifofa memiliki bekal untuk menjadi pengguna internet yang tidak hanya cerdas secara teknologi, tetapi juga bijak secara etika. Literasi digital bukan hanya kebutuhan perkotaan, tetapi juga menjadi bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia di desa.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara mahasiswa, pemuda, dan masyarakat desa dalam menciptakan generasi digital yang siap menghadapi tantangan zaman.